Selasa, 21 April 2020

Akibat Corona Arab Saudi Meniadakan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Nabawi

ALHIDAMART.COM - Akibat Corona Arab Saudi Meniadakan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Nabawi Belum lama ini otoritas Arab Saudi kembali memperpanjang penangguhan salat berjamaah dan selanjutnya otoritas Arab Saudi memastikan Apabila mereka akan meniadakan salat tarawih berjamaah di Masjidil Haram dan Masjidil Nabawi untuk Ramadan 2020 kali ini. Sehingga suasana Ramadhan di Makkah al-mukaromah maupun Madinah dipastikan akan sangat berbeda jika dibandingkan beberapa tahun sebelumnya yang sangat ramai dengan jemaah umroh dan lainnya, akan tetapi kemungkinan besar di tahun ini masjidil Haram dan Nabawi akan sepi.

Akibat wabah virus Corona dengan berat hati Arab Saudi kembali memperpanjang penangguhan salat berjamaah dan meniadakan salat tarawih, itikaf, dan beberapa kegiatan keagamaan lain di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk Ramadan 2020. Langkah yang dilakukan oleh otoritas Arab Saudi tersebut dengan tujuan supaya bisa menekan penyebaran virus Corona Covid-19 di Arab Saudi yang memang sampai sekarang ini masih terus dihantui dengan wabah virus Corona yang bukan hanya dirasakan oleh negara tersebut, akan tetapi hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia terkena wabah virus Corona.

Arab Saudi Meniadakan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Nabawi-IGshahe_madina
Arab Saudi Meniadakan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Nabawi-IGshahe_madina


Seperti dikutip dari media Arab news, apabila pengumuman ditiadakan salat tarawih di Arab Saudi baik di Mekkah maupun Madinah terutama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi langsung diungkapkan oleh Sheikh Dr Abdulrahman bin Abdulaziz al-Sudais selaku presiden Jenderal 2 Masjidil Haram main melalui akun twitter resmi miliknya.

Syekh Al Sudais menegaskan apabila dua masjid suci di Arab Saudi tersebut walaupun tidak akan menyelenggarakan salat berjamaah tarawih akan tetapi untuk adzan selama bulan Ramadan akan tetap dikumandangkan sebagai salah satu panggilan untuk melaksanakan salat wajib yang lima waktu.

Selanjutnya untuk layanan buka puasa bersama dan itikaf juga beberapa kegiatan keagamaan lain akan ditiadakan dikarenakan wabah virus Corona yang melanda negara raja Salman tersebut.

Bukan hanya itu saja ja, beberapa penerbangan internasional dari dan menuju ke Arab Saudi sementara ini ditangguhkan, selanjutnya pemerintah Arab Saudi resmi menghentikan kegiatan ziarah dan umrah, menutup akses ke tempat umum, resmi membatasi pergerakan warga, di mana semua yang dilakukan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi tersebut supaya masyarakat di sana dapat aman dari wabah virus Corona.

Untuk update virus Corona di Arab Saudi sampai hari Selasa 21 April 2020 arab Saudi mempunyai 10.484 kasus positif diantaranya yang meninggal dunia mencapai 103 orang dan selanjutnya yang sudah sembuh mencapai 1490 orang dan sampai sekarang ini, negara Arab Saudi sudah menetapkan zona merah di sejumlah daerah di Timur Tengah.

Related Posts